Kamis, 21 Januari 2016
Seru dan Haru di LPKA Muara Bulian
Kamis, 21 Januari 2016 menjadi momen yang seru sekaligus membawa haru kepada para pegawai LPKA Muara Bulian. Hal ini dikarenakan pegawai LPKA Muara Bulian menyiapkan sebuah acara kejutan untuk Bapak Asmara selaku Kasi Adm dan Kamtib yang akan pensiun pada awal februari 2016. Acara perpisahan dilaksanakan pada hari ini untuk mendapatkan momen hari kelahiran beliau yang ke-58 tahun.
Acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari kepala LPKA Muara Bulian, dalam sambutannya bapak Didik Budi Waluyo, S.H, M.Si mengucapkan terimakasih atas kinerja dan dedikasi bapak Asmara selama di LPKA Muara Bulian. Hal senada juga diucapkan oleh Kasubbag Tata Usaha, Riswandi S.E yang menyampaikan kesan dan pesan untuk mewakili semua pegawai LPKA. "Kami berterimakasih atas kinerja pak Asmara yang sangat baik selama bertugas di LPKA Muara Bulian. Kamipun memohon maaf jika selama ini terdapat kesalahan terhadap bapak. Adapun sekiranya kesalahan bapak sudah kami maafkan. Datang bertemu muka, pergi menatap punggung. Namun sekiranya kami harap silahturahmi masih dapat terjalin". Tampak beberapa pegawai LPKA Muara Bulian berkaca-kaca karena terharu.
Bapak Asmara, selaku Kasi Adm Kamtib menyampaikan kesan yang menyenangkan sekaligus terkejut karena dibuatkan acara seperti ini yang tak pernah diduga sebelumnya "saya berterimakasih kepada bapak Ka.Lapas dan rekan-rekan pegawai LPKA Muara Bulian, karena sudah menyiapkan acara kejutan ini. Saya pun sadar selama saua disini saya ada kesalahan untuk itu saya meminta maaf kepada rekan-rekan sekalian" ungkapnya sambil sesekali menyeka ujung matanya.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun, pemberian kenang-kenangan, foto bersama, salam-salaman, dan makan bersama. Meski sempat diselimuti rasa haru namun acara berlangsung meriah dan menyenangkan.
Selamat purna bakti bapak Asmara, semoga sukses terus kedepannya.
LPKA Muara Bulian.
Rabu, 20 Januari 2016
Olah Limbah Sampah Menjadi Pupuk Organik
Bekas makanan, rerumputan kering dan dedaunan biasanya hanya berakhir pada tong-tong atau tempat pembuangan sampah. Apalagi sampah di LPKA Muara Bulian setiap harinya bisa menghasilkan berkilo-kilo sampah organik atau pun non organik.
Sehubungan dengan kegiatan perkebunan yang dilaksanakan di LPKA Muara Bulian (baca disini), anak-anak didik dan warga binaan wanita dibina untuk berkebun mulai dari mengenal kondisi tanah, menggemburkan, memberi pupuk, menyemai bibit, merawat, hingga memanen. Pupuk menjadi salah satu bagian yang penting untuk menghasilkan sayur-sayuran berkualitas yang ditanam.
Untuk itu tim pembinaan LPKA Muara Bulian mencoba mengolah sampah organik menjadi pupuk dengan cara yang pernah diajarkan oleh Bapak Heru dari Rajaneresik.
Dengan cara merangkai alat sederhana dari tong plastik dan pipa kecil serta alat dan bahan lainnya yang dapat mengubah sampah organik menjadi pupuk cair. Ria Rachmawati selaku tim pembinaan LPKA Muara Bulian mengatakan bahwa kegiatan ini masih uji coba. "kita memang belum pernah sebelumnya membuat pupuk cair dari limbah sampah organik. Tapi tugas kita memang mengajak anak didik dan warga binaan untuk sama-sama belajar dan mencoba. Berhasil atau tidaknya kita lihat nanti kalau sudah selesai. Karena sampah-sampah ini perlu didiamkan atau difermentasikan selama beberapa hari" ungkapnya.
Senin, 04 Januari 2016
Apel Pagi dan Deklarasi Janji Kinerja 2016
Di setiap awal tahun menjadi awal kita untuk menetapkan satu resolusi,
baik berskali pribadi maupun organisasi.
Hal ini penting untuk dilakukan agar ada garis demarkasi yang tegas,
atas apa yang telah dilakukan tahun yang lalu dengan segala lebih dan
kurangnya, sebagai dasar untuk menetapkan satu tekad yang bulat untuk melangkah
dengan lebih baik dan lebih benar di masa yang akan datang.
Tahun 2016 ini menjadi tonggak untuk kita melakukan aktifasi kemanfaatan
atas kinerja yang kita hasilkan, karena sesungguhnya sebaik-baik manusia adalah
yang bermanfaat bagi kesejahteraan umat. Jika tahun 2015 kemarin kita masih
dalam masa transisi dan restrukturasi, maka tahun 2016 ini menjadi tahun “PASTI
BERPRESTASI”
Untuk itu kita perlu meningkatkan kinerja dengan melakukan pembenahan
dalam hal pembentukan hukum dengan memperkuat fungsi legislasi pemerintah untuk
menghasilkan produksi yang solutif dan berpihak pada kepentingan masyarakat dan
pelibatan masyarakat dalam proses legislasi serta menyediakan akses terhadap
seluruh proses dan produk legislasi, sehingga produk hukum yang kita hasilkan
adalah produk hukum yang memiliki kemanfaatan hukum yang berkePASTIan.
Pada akhirnya tugas strategis kita tidak hanya berhenti pada pembentukan
hukum yang berkualitas, pelayanan hukum yang berkualitas, dan penegakkan hukum
yang berkualitas, tetapi lebih jauh lagi bagaimana kita mampu membangun budaya
masyarakat sadar hukum.
Atas dasar hal tersebut diatas dan merujuk surat dari Sekretaris
Jenderal Kementrian Hukum dan Hak Asasi
Manusia RI nomor SEK.UM.03.01-352 perihal pelaksanaan deklarasai janji kinerja tahun
2016 maka Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Muara Bulian turut mengadakan apel
pagi dan deklarasi janji kinerja tahun 2016 pada hari Senin tanggal 04 januari
2016 pukul 08.00 wib bertempat di halaman
depan LPKA Muara Bulian dengan dihadiri seluruh pejabat dan staf. (el)
Sabtu, 26 Desember 2015
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di LPKA Muara Bulian
Sabtu,26 Desember 2015 bertempat di masjid At-Taubah LPKA Muara
Bulian diadakan peringatan maulid nabi Muhammad SAW. Acara yang digagas
oleh warga binaan ini berlangsung tertib dan khidmat. Adapun pengisi
acara mulai dari MC, Pembaca ayat suci Al-Qur'an dan sarilitilawah,
serta kompangan merupakan warga binaan wanita di LPKA Muara Bulian.
Semoga dengan perayaan ini kita semakin semangat mencintai Rasulullah
dengan menerapkan sunnah-sunnahnya dalam kehidupan sehari-hari.Aamiin.
Rabu, 23 Desember 2015
Ajarkan Bahasa Inggris Dengan Berbagai Metode
Mengajar
ABH di LPKA mempunyai tantangan tersendiri, karena tidak seperti
anak-anak yang terbiasa dengan kegiatan belajar dan mengajar anak-anak
didik di LPKA Muara Bulian sudah banyak yang putus sekolah bahkan
beberapa tahun sebelum mereka tersandung kasus hukum dan harus menjalani
masa pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Muara Bulian.
Untuk
itu Enny Luthfiani selaku pegawai dan tutor bahasa inggris untuk paket B
di LPKA Muara Bulian berusaha menggunakan berbagai cara agar anak-anak
tersebut tertarik dan mau belajar bahasa inggris. Metode yang digunakan
untuk belajarpun beragam menyesuaikan minat masing-masing anak.
"Semua
anak itu karakternya berbeda-beda. Ada anak yang bisa diajak belajar
dengan cara konvesional seperti memaparkan materi di papan tulis dan
mereka mencatat. Ada juga yang dengan sistem diskusi, ada yang sambil
menonton film, atau ada yang dengan praktek langsung sesuai minatnya
seperti belajar fotografi namun dalam prakteknya mereka harus mampu
menyapa orang yang akan difoto dengan menggunakan bahasa inggris" Ungkap
Enny.
Meskipun harus berusaha ekstra karena sang tutor wajib
memikirkan cara kreatif untuk membuat mereka mau belajar, namun itu
justru mendatangkan tantangan dan kesenangan tersendiri bagi tutor yang
juga merupakan staf umum di LPKA tersebut.
Terakhir Enny berharap apa yang dia lakukan meski tidak banyak namun bermanfaat bagi anak-anak didik di LPKA "Karena
saya percaya pada dasarnya semua anak itu baik dan pintar. Mereka hanya
perlu didengarkan dan diarahkan sesuai bakat dan minatnya. Lagipula
memang sudah tugas semua pegawai di LPKA untuk mensukseskan program
pembinaan agar anak-anak tersebut ketika selesai menjalani masa pidana
menjadi anak yang lebih baik dan berani bermimpi menjadi orang yang
sukses di dunia dan akhirat. Aaamiin"
Rabu, 16 Desember 2015
Pengajian, Bagaikan Hujan di Tanah Kering.
Bagi
warga binaan dan anak didik LPKA Muara Bulian kegiatan pengajian
bagaikan hujan yang membasahi tanah yang kering. Karena siraman rohani
tersebut dapat menjadi penyejuk hati mereka yang gelisah karena
kesalahan masa lalu dan beratnya terpisah dari keluarga selama
menjalani masa pembinaan di LPKA.
Seminggu sekali warga
binaan wanita dan anak didik didatangkan uztad/uztadzah dari Kementrian
Agama Batang Hari ataupun Komunitas Muslim untuk memberikan ceramah
agama dan mengajarkan ilmu-ilmu agama yang terkait dengan kehidupan
sehari-hari.
Seperti yang terlihat di masjid At-Taubah
LPKA Muara Bulian hari ini, anak didik dan warga binaan wanita duduk
berjajar di dalam mesjid untuk mendengarkan uztadzah memberikan ceramah
dengan tema "Sholat". Dalam Ceramahnya uztadzah menjelaskan hal-hal apa
saja yang menjadi syarat sah sholat termasuk adab-adab sebelum
melaksanakan sholat seperti menjaga kebersihan badan, pakaian dan tempat
yang akan digunakan untuk beribadah kepada Allah SWT.
Agar
tidak bosan dan mengantuk, warga binaan dan anak didikpun disuguhkan
beberapa video pendek lucu yang mengundang tawa sehingga mereka tetap
bisa fokus mengikuti kegiatan sampai selesai. (el)
Jumat, 11 Desember 2015
Asiknya Panen Kangkung di LPKA
Memanfaatkan
lahan yang masih kosong di area LPKA Muara Bulian maka tim pembinaan di
LPKA beberapa minggu yang lalu mengedukasi anak didik dan warga binaan
wanita untuk menanam sayur-mayur seperti kangkung dan sawi.
Setelah melalui proses pembersihan lahan , penggemburan tanah, penyemaian bibit, disiram setiap hari, sehingga tumbuh subur tunas-tunas sampai siap panen. Maka pada 8 Desember 2015, bersama pegawai anak didik dan warga binaan wanita beramai-ramai memanen kangkung yang sudah tumbuh subur dan siap untuk dijual dan sebagian untuk dimasak serta disantap bersama.
Didik Budi Waluyo, S.H, MSi sangat mengapresiasi program binaan yang dilakukan tim pembinaan LPKA Muara Bulian. "pembinaan ini dapat memicu semangat mereka (anak didik dan warga binaan wanita) untuk terus berkegiatan positif dan belajar bercocok tanam yang bisa digunakan sebagai bekal skill mereka ketika bebas nanti". (el)
Setelah melalui proses pembersihan lahan , penggemburan tanah, penyemaian bibit, disiram setiap hari, sehingga tumbuh subur tunas-tunas sampai siap panen. Maka pada 8 Desember 2015, bersama pegawai anak didik dan warga binaan wanita beramai-ramai memanen kangkung yang sudah tumbuh subur dan siap untuk dijual dan sebagian untuk dimasak serta disantap bersama.
Didik Budi Waluyo, S.H, MSi sangat mengapresiasi program binaan yang dilakukan tim pembinaan LPKA Muara Bulian. "pembinaan ini dapat memicu semangat mereka (anak didik dan warga binaan wanita) untuk terus berkegiatan positif dan belajar bercocok tanam yang bisa digunakan sebagai bekal skill mereka ketika bebas nanti". (el)
Langganan:
Postingan (Atom)











